Mercedes AMG Mendapatkan Bos Baru: Misteri yang Disimpan

by -165 Views

AMG mengalami beberapa tahun terakhir yang penuh dengan tantangan. Pada September 2022, pengenalan Mercedes C63 empat silinder menimbulkan kritik luas terhadap sedan sport ini. Meskipun Mercedes tidak secara terbuka mengungkapkan angka penjualan AMG, laporan diskon besar menunjukkan bahwa performa merek tersebut menurun. Selain itu, penarikan kembali hypercar AMG One baru-baru ini karena masalah kebakaran juga menimbulkan prestise tersendiri. Namun, ada harapan dengan kehadiran mesin V-8 baru dan rencana mobil sport listrik yang “sangat emosional”.

Perubahan terjadi ketika CEO AMG saat ini, Michael Schiebe, dipindahkan ke posisi baru pada 1 Desember 2025. Schiebe yang memimpin AMG selama dua setengah tahun diharapkan memajukan bidang Produksi, Kualitas, & Manajemen Rantai Pasokan. Meskipun tidak ada pengungkapan siapa penggantinya, Mercedes menjanjikan pengumuman akan dilakukan di masa mendatang.

AMG menyiapkan diri untuk bersaing dengan rival BMW M dan Audi Sport dengan menghadirkan mesin V-8 terbaru yang lebih bertenaga namun tetap ramah lingkungan. Selain itu, konsep GT XX bisa bertransformasi menjadi sedan super listrik yang menjanjikan keunggulan performa. Terlepas dari perubahan ini, peran kepemimpinan baru di AMG diharapkan dapat mengembangkan kembali mesin V-12 yang legendaris. Meskipun tantangan di masa mendatang mungkin tidak mudah, kehadiran mesin besar yang efisien seperti 6.0 liter twin-turbo pada Maybach S-Class menunjukkan potensi Mercedes untuk mengelola portofolio mesin yang beragam.

Source link