Pada pekan sebelumnya, IHSG mengalami penurunan tipis dalam perdagangan 8-12 September 2025. Sentimen reshuffle kabinet dan fluktuasi harga emas menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan IHSG. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,17% dan ditutup pada level 7.854,06. Sementara itu, kapitalisasi pasar turun 0,57% menjadi Rp 14.130 triliun. Analis dari PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa penurunan IHSG sebesar 0,17% dipengaruhi oleh beberapa sentimen. Reshuffle kabinet, data neraca dagang dan inflasi China yang menguat, data inflasi AS yang meningkat, harapan akan pemangkasan suku bunga the Fed, suntikan perbankan Himbara sebesar Rp 200 triliun, dan penguatan harga komoditas emas global menjadi faktor-faktor yang turut mempengaruhi pergerakan IHSG.
Private Placement Emiten VINS Terbitkan 146,05 Juta Saham: Analisis Terbaru





