Pada 8-12 September 2025, IHSG mengalami penurunan terbatas meskipun mayoritas sektor saham mengalami kenaikan. Data yang dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa IHSG turun tipis sebesar 0,17% menjadi 7.854,05 selama seminggu. Kapitalisasi pasar juga mengalami penurunan sebesar 0,57% menjadi Rp 14.130 triliun dari Rp 14.211 triliun pekan sebelumnya. Di sisi lain, frekuensi transaksi harian turun 2,21% dan volume transaksi harian bursa turun 9,87% selama sepekan. Selain itu, investor asing melakukan aksi jual saham sebesar Rp 6,59 triliun, dengan total lepas saham mencapai Rp 61,72 triliun sepanjang 2025.
Dari 11 sektor saham, terdapat tiga sektor yang mengalami pelemahan, seperti sektor energi, teknologi, dan infrastruktur. Namun, beberapa sektor lainnya mengalami kenaikan, seperti sektor basic materials, industri, dan consumer nonsiklikal. Sektor perawatan kesehatan mencatat kenaikan terbesar sebesar 2,43%, diikuti oleh sektor transportasi yang melesat 1,54%. Secara keseluruhan, meskipun IHSG mengalami koreksi, sebagian besar sektor saham berhasil mengalami kenaikan selama pekan tersebut.





