Pendapatan Harita Nickel Tembus Rp 14,1 Triliun di Semester I 2025

by -143 Views

Pada segmen hilir, operasi RKEF telah mencatat penjualan FeNi sebesar 84.817 ton kandungan nikel dengan tambahan empat line RKEF yang baru beroperasi sejak awal tahun. Sementara itu, operasi HPAL juga mencatat penjualan MHP dan NiSO₄ sebesar 65.310 ton. Lukito Gozali, Head of Investor Relations Harita Nickel, menyatakan bahwa sebagai perusahaan nikel terintegrasi, Perseroan terus berfokus pada efisiensi operasional guna memperkuat fundamental bisnis dan menjaga kinerja finansial yang berkelanjutan. Menurut Lukito, struktur usaha terintegrasi memungkinkan pengendalian biaya yang lebih efektif, peningkatan produktivitas, dan optimisasi rantai pasokan. Dengan pendekatan ini, Perseroan tidak hanya menciptakan nilai tambah dari sisi operasional tetapi juga menjamin ketahanan dan daya saing perusahaan di tengah dinamika pasar global.

Source link