Komisi I: Indonesia-Malaysia, Kunci Stabilitas ASEAN – Indonesiadefense.com

by -115 Views

Pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat hubungan strategis di tengah dinamika global. Menurut Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R. Abdullah, pertemuan tersebut bukan hanya sekedar simbol persahabatan, tetapi juga langkah konkret untuk mempererat kerja sama bilateral di berbagai sektor, mulai dari keamanan kawasan, perlindungan pekerja migran, ekonomi digital, hingga ketahanan pangan dan energi.

Taufiq menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk menguatkan peran Indonesia dan Malaysia sebagai penjaga stabilitas di kawasan ASEAN dan dunia internasional. Menurutnya, kedua negara ini tidak hanya sebatas dua negara serumpun, tetapi juga kunci strategis dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas kawasan serta dunia, terutama di tengah eskalasi geopolitik global yang semakin kompleks.

Selain itu, Taufiq berharap agar hasil dari pertemuan bilateral ini tidak hanya sebatas kesepakatan di atas kertas, melainkan dapat diimplementasikan melalui kerja sama antar kementerian, parlemen, dan masyarakat sipil. Pihaknya juga mendesak untuk memberikan prioritas tinggi terhadap isu perlindungan WNI di Malaysia, termasuk para pekerja migran, serta mengelola perbatasan darat dan maritim dengan bijaksana dan adil.

Dalam konteks yang lebih luas, Taufiq juga menyoroti pentingnya memperkuat posisi ASEAN sebagai kekuatan kolektif yang mandiri dan tidak mudah dipolarisasi oleh rivalitas global. Ia mengapresiasi sikap moderat dan diplomatik dari Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim yang selama ini mengedepankan dialog dan stabilitas kawasan.

Menurut Taufiq, saat ini merupakan waktu yang krusial bagi ASEAN yang membutuhkan kepemimpinan visioner dan berani, serta menjadi pelopor solidaritas yang bijak dan berakar. Ia berharap Indonesia dan Malaysia dapat menjadi motor penggerak terciptanya ASEAN yang kuat berdasarkan kesamaan nasib dan kepentingan bersama, sehingga terbentuk identitas bersama yang diakui secara global.

Source link