Bank Jago, bank berbasis teknologi yang terkait dengan ekosistem digital, mencatat kinerja positif di kuartal pertama 2025. Bank ini berhasil meningkatkan jumlah nasabah, pengumpulan dana pihak ketiga (DPK), dan penyaluran kredit. Dengan melayani lebih dari 16 juta nasabah hingga kuartal I 2025, termasuk 13 juta nasabah melalui aplikasi Jago, Bank Jago berhasil menambah 4 juta pengguna Aplikasi Jago dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan DPK mencapai 62 persen secara tahunan, melebihi angka Rp 21,4 triliun per Maret 2025. Kredit yang disalurkan juga mengalami pertumbuhan sebesar 42 persen year-on-year, mencapai Rp 20,3 triliun pada akhir kuartal I 2025. Bank Jago menjaga kualitas kredit dengan cermat, terbukti dari tingkat non-performing loan (NPL) gross yang rendah, yakni sebesar 0,3 persen, di bawah rata-rata NPL perbankan nasional. Tindakan hati-hati tersebut membantu bank ini bertumbuh secara positif dan sehat di tengah ketidakpastian situasi perekonomian global. Kolaborasi dengan berbagai mitra seperti ekosistem digital, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan turut menyumbang pada penyaluran kredit yang berkualitas. Menurut Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung, bank terus berupaya menjaga kinerja positifnya dan tumbuh secara sehat dengan memperhatikan potensi risiko yang mungkin timbul dari kondisi perekonomian yang bergejolak.
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 154% hingga Semester I 2025





