Kinerja Gemilang BNI: Laba Bersih Rp 10,1 Triliun hingga Semester I 2025

by -76 Views

Bank BNI mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 16,5% year-on-year (YoY) menjadi Rp900 triliun, yang didominasi oleh peningkatan dana murah (CASA) yang tumbuh 18,7% YoY menjadi Rp647,6 triliun. Pertumbuhan rekening giro sebesar 25,1% YoY dan tabungan sebesar 10,5% YoY turut mendorong peningkatan rasio CASA menjadi 72,0%, naik dari 70,7% di periode yang sama tahun sebelumnya. Strategi perseroan dalam membangun struktur pendanaan jangka panjang dalam menghadapi fluktuasi kondisi ekonomi terbukti berhasil dengan pencapaian tersebut.

Hussein Paolo Kartadjoemena, Direktur Finance & Strategy BNI, menyatakan bahwa pertumbuhan CASA yang solid mencerminkan kesuksesan BNI dalam memperkuat fondasi struktur pendanaan melalui digitalisasi dan transformasi cabang. Sejak diluncurkan pada Juli 2024, wondr by BNI mengalami peningkatan signifikan dengan jumlah pengguna yang meningkat dari 1 juta menjadi 8,6 juta per Juni 2025. Nilai transaksi juga melonjak 16 kali lipat menjadi Rp649 triliun dan jumlah transaksi mencapai 702 juta, menunjukkan tingkat kepercayaan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi menggunakan layanan tersebut.

Selama semester pertama tahun 2025, BNI berhasil mempertahankan rasio likuiditas dan permodalan pada level yang sehat. Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di 86,2%, sementara Loan to Cash Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) masing-masing mencapai 144,2% dan 143,0%. Capital Adequacy Ratio (CAR) juga meningkat menjadi 21,1%, yang membuktikan kemampuan bank untuk melakukan ekspansi. Dengan pencapaian tersebut, BNI terus mengukuhkan posisinya dalam industri perbankan sebagai salah satu yang terdepan.

Source link