Nvidia Sentuh Rekor: Produsen Chip AI Kembali Paling Berharga

by -135 Views

Pada tanggal 29 Mei 2025, saham Nvidia (NVDA) mengalami lonjakan sekitar 5% setelah melaporkan kinerja yang beragam pada kuartal pertama. Lonjakan tersebut membuat saham Nvidia mencapai penutupan tertinggi sejak Januari 2025. Namun, pada hari berikutnya, saham tersebut mengalami penurunan sebesar 2,92%.

Menurut laporan dari Yahoo! Finance, CEO Nvidia, Jensen Huang, memberikan sinyal positif terkait permintaan infrastruktur AI dan kinerja Blackwell yang berhasil melampaui penurunan pendapatan sebesar USD 8 miliar dari aturan ekspor AS ke Tiongkok. Wall Street pun memberikan reaksi positif terhadap hal tersebut.

Analisis dari Dan Ives, seorang analis teknologi dari Wedbush, mengatakan bahwa Nvidia merupakan satu-satunya chip di dunia yang mendorong Revolusi AI. Kinerja positif perusahaan dan komentar positif dari Jensen Huang memberikan gambaran yang jelas terhadap hasil tersebut.

Pada kuartal pertama 2025, Nvidia mengalami peningkatan pendapatan menjadi USD 44,1 miliar, melebihi estimasi analis sebesar USD 43,3 miliar. Laba per saham juga melampaui ekspektasi dengan angka USD 0,96, dibandingkan dengan laba per saham sebesar USD 0,61 pada tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, pendapatan pusat data Nvidia sedikit di bawah estimasi, mencapai USD 39,1 miliar. Ini menunjukkan penurunan sedikit dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi meskipun estimasi pendapatan pusat data sebelumnya lebih tinggi.

Overall, Nvidia masih terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dan tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri chip AI.

Source link