Pada hari, TNI bekerja sama dengan Kerajaan Arab Saudi dalam rangka menyelidiki ancaman bom terhadap pesawat Saudi Airlines atau Saudia. Peristiwa ini terjadi setelah dua pesawat Saudi Airlines yang membawa jemaah haji Indonesia terancam bom dan harus melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Kualanamu, Sumatera Utara. Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa TNI selalu siap menghadapi situasi darurat untuk menjaga keselamatan dan stabilitas nasional. Kerja sama antar-instansi menjadi kunci dalam menanggapi ancaman bom ini, dengan TNI juga bekerja sama dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk mengamankan penerbangan internasional di masa depan. TNI mengirimkan pasukan untuk mengamankan kedua pesawat tersebut, menunjukkan keterlibatan dalam Operasi Militer Selain Perang untuk menghadapi terorisme sesuai dengan hukum yang berlaku. Tindakan ini merupakan upaya nyata negara dalam melindungi rakyat dalam situasi darurat.
TNI Kerja Sama Dengan Arab Saudi: Ancaman Bom Pesawat Saudi Airlines





