Satuan Bravo (Satbravo) 90 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dan United States Air Force Special Operations Command (US AFSOC) melakukan latihan bersama (latma) Joint Combined Exchange Training (JCET) Teak Iron 2025 dengan tujuan meningkatkan kapasitas tempur dan interoperabilitas. Latihan ini juga dijadikan momentum strategis untuk mempererat kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam bidang operasi khusus lintas negara.
Menurut TNI AU, kedua pihak menunjukkan bahwa kemitraan strategis dan kesiapan tempur modern sangat penting dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global. Upacara penutupan JCET Teak Iron 2025 dipimpin oleh Komandan Satbravo (Dansatbravo) 90 Kopasgat Kolonel Pas Ruly Arifian di Aula Batalyon 469, Kopasgat, Medan, sebagai penanda berakhirnya latihan gabungan yang dimulai sejak 8 Juni 2025.
Dalam upacara penutupan, Dansatbravo 90 Kopasgat dan perwakilan dari 320th Special Tactics Squadron (STS) AFSOC, Captain Ryan Cloutier, menyampaikan apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan kerja sama seluruh peserta selama latihan. Cloutier juga menyatakan rasa terhormat dapat berlatih bersama Kopasgat, dengan segala kerja keras dan keringat yang diperlukan demi membangun kapasitas dan persahabatan yang tak ternilai.





