Pasar saham Indonesia mengalami penurunan hampir 2% pada hari ini, Kamis (19/6/2025), dengan 571 saham mengalami penurunan. Penyebab dari penurunan ini diungkap oleh para analis untuk memberikan pemahaman lebih lanjut kepada para investor.
Selain itu, CDIA telah menawarkan harga IPO sahamnya sebesar Rp 170-190 per saham, diikuti dengan Waskita Karya yang mengelola sebanyak 52 proyek hingga bulan Juni 2025. Fitch Ratings juga memberikan predikat sangat sehat untuk PGN berdasarkan hasil peringkat bb+/aa dalam stan alone rating untuk tahun buku 2024.
Di sisi lain, IHSG mengalami penurunan tajam hari ini, meninggalkan posisinya di angka 7.000 dengan 575 saham yang mengalami penurunan. Investor pun harus memperhatikan kondisi perang Iran Israel yang berdampak pada pelemahan rupiah terhadap dolar AS, yang dapat memberikan tekanan pada IHSG.
Saham CDIA juga akan segera listing di Bursa Efek Indonesia setelah perusahaan mengumumkan penawaran umum perdana saham dengan jumlah lembar yang dilepas sebanyak 12.482.937.500 lembar dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham pada hari sebelumnya dengan nilai mencapai Rp 646,38 miliar, sehingga mempengaruhi pergerakan IHSG.
Dengan demikian, IHSG terkoreksi hari ini dan beberapa saham menjadi incaran bagi investor asing. Meski demikian, saham KRYA justru mengalami lonjakan di tengah turunnya pasar saham global. Semua pergerakan ini memberikan gambaran kondisi pasar saham Indonesia yang dinamis dan perlu dipantau dengan seksama oleh para investor.





