Analisis Saham BRMS: Strategi Tepat Di Tengah Kondisi Sentimen Cadangan Emas

by -149 Views

Pagi ini, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dengan kenaikan yang signifikan, menguat sebesar 56,50 poin atau 0,79 persen menjadi 7.174,09. Demikian dilansir dari Antara. Selain itu, indeks LQ45 juga turut naik sebesar 6,88 poin atau 0,87 persen ke posisi 801,87.
Menjelang perdagangan saham hari ini, IHSG diprediksi akan mengalami pelemahan. Menurut Fanny Suherman dari BNI Sekuritas, IHSG masih berpotensi untuk mengalami koreksi karena telah berada di bawah level support 7.120. Suherman memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang support 7.050-7.090 dan resistance 7.140-7.200.
Sementara Analis dari PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar, menilai bahwa IHSG sedang tertekan namun menunjukkan sinyal rebound. Menurutnya, meskipun masih mempertahankan tren naik jangka pendek, IHSG mulai kehilangan momentum. Secara teknikal, indeks menghadapi resistance di level 7.191 dan 7.234, dengan support kuat di 7.100 dan 7.052.
Tasarul menyarankan bahwa rentang pergerakan yang sempit saat ini cocok untuk strategi jangka pendek berbasis swing atau range trading dengan fokus pada level support. Para investor disarankan untuk menunggu pengujian ulang support di bawah 7.100 sebelum melakukan entry, dengan target kenaikan jangka pendek ke area 7.191-7.234, dan level kritis di 7.050.

Source link