Bank Jago Tbk (ARTO) berhasil mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2025. Sebagai bank berbasis teknologi dalam ekosistem digital, Bank Jago berhasil meningkatkan jumlah nasabah, pengumpulan dana pihak ketiga (DPK), dan penyaluran kredit. Hingga kuartal I 2025, Bank Jago melayani 16,3 juta nasabah, termasuk 13 juta nasabah melalui aplikasi Jago. Jumlah pengguna Aplikasi Jago meningkat 4 juta nasabah dari tahun sebelumnya. DPK Bank Jago tumbuh 62 persen year-on-year menjadi Rp 21,4 triliun, dengan 54 persen berasal dari CASA dan 46 persen dari TD. Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung, menekankan pentingnya menjaga kinerja bank positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Penyaluran kredit Bank Jago tumbuh 42 persen menjadi Rp 20,3 triliun, didukung oleh strategi kolaborasi dengan mitra dan lembaga keuangan lainnya. Bank Jago memprioritaskan kualitas penyaluran kredit dengan rasio NPL gross yang rendah, berada di bawah rata-rata nasional.
Fitch Ganjar Investment Grade: Analis Meninjau Ulang Saham ARTO





