Nissan Leaf Baru Diperbarui dengan Baterai Cair Baru

by -166 Views

Nissan Leaf adalah mobil listrik pertama yang diproduksi secara massal di dunia. Mobil ini telah terjual lebih dari setengah juta unit sejak diluncurkan pada tahun 2010, menjadikannya salah satu mobil listrik paling populer dan terjangkau. Namun, harga yang terjangkau ini juga berarti beberapa fitur harus dikurangi. Selama 15 tahun, Leaf generasi pertama dan kedua menggunakan baterai tegangan tinggi yang didinginkan secara pasif, tanpa cairan pendingin yang bergerak di sekitar sel untuk mengatur suhu. Tapi dengan model generasi ketiga yang akan dirilis, Nissan akan melengkapi Leaf dengan sistem pendingin cair, memastikan suhu baterai tetap ideal dalam berbagai kondisi cuaca.

Kehadiran sistem pendingin ini akan mengatasi masalah jarak tempuh, kecepatan pengisian, dan kesehatan baterai yang dapat terpengaruh oleh suhu ekstrem. Nissan mengklaim bahwa Leaf terbaru dapat menempuh jarak antara 186 hingga 311 mil dengan sekali pengisian penuh, dan pengisian cepat selama 14 menit akan memberikan jarak tempuh 155 mil. Meski demikian, kecepatan maksimum pengisian daya belum diungkapkan.

Selain diperbarui dengan sistem pendingin cair, Nissan Leaf terbaru juga mengalami perubahan pada powertrain-nya. Meskipun mobil ini tetap menggunakan mesin depan dan penggerak roda depan, unit penggerak depan yang didesain ulang kini menawarkan tenaga 214 tenaga kuda dan torsi 261 lb-ft. Beberapa perubahan lainnya termasuk penggunaan suspensi multi-link di bagian belakang, yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan berkendara.

Informasi lebih lanjut tentang Nissan Leaf terbaru akan diungkap saat peluncurannya akhir tahun ini.

Source link