Xiaomi baru-baru ini telah mengguncang dunia otomotif dengan mobil listrik terbarunya, SU7 Ultra. Mobil ini mencetak waktu putaran di Nurburgring Nordschleife yang lebih cepat daripada mobil listrik Porsche Taycan Turbo GT. Meskipun lebih lambat 20 detik dari rekor sebelumnya yang dicetak menggunakan versi modifikasi, namun SU7 Ultra standar berhasil menunjukkan performa yang mengesankan.
Dengan kekuatan lebih dari 1.500 tenaga kuda, Xiaomi SU7 Ultra ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif, hanya sekitar 1,1 miliar rupiah. Tidak hanya itu, Xiaomi juga memiliki beberapa pesaing lain di pasar mobil listrik yang menjanjikan performa dan nilai yang sulit dikalahkan. Mobil listrik Cina seperti YangWang U9 dari BYD dan Small Sports Car SC01 juga mencuri perhatian dengan kombinasi performa tinggi dan harga yang terjangkau.
Keberhasilan Xiaomi dalam menaklukkan Nurburgring dengan SU7 Ultra menandai titik balik penting dalam industri otomotif global. Perusahaan smartphone yang baru saja memasuki pasar otomotif telah mampu mengalahkan produsen mobil terkenal seperti Porsche, menandakan dorongan besar dari inovasi China dalam kendaraan listrik dan performa. Dengan komitmen terhadap teknologi yang canggih dan performa yang luar biasa, kendaraan listrik Cina semakin memperkuat posisinya dalam pasar otomotif global.





