Di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, para prajurit muda dari Batalyon Zeni 1 Marinir menerima pembekalan tentang penggunaan alat theodolit. Pembekalan ini dipimpin oleh bintara staf operasi Serda (Mar) Satriyo dan Prada (Mar) Rio Apriyadi yang memiliki pengalaman dalam bidang survei dan pemetaan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan alat theodolit, teknik pengukuran sudut horizontal dan vertikal, serta praktik lapangan. Komandan Batalyon Zeni 1 Marinir Letkol (Mar) Zainal menyampaikan pentingnya penguasaan alat ukur seperti theodolit bagi prajurit Zeni dalam mendukung pembangunan infrastruktur militer. Hal ini diharapkan dapat membantu prajurit Zeni dalam masa damai maupun operasi militer.
Para prajurit Zeni Marinir diberikan pelajaran teknik sipil militer untuk membekali mereka dalam membangun dan memperbaiki infrastruktur pendukung operasi militer di medan tugas. Mereka dilatih untuk membangun jembatan taktis, bunker perlindungan, hingga sarana logistik lapangan. Hal ini bertujuan untuk menjadikan prajurit Korps Marinir bukan hanya tangguh dalam pertempuran, tetapi juga mampu mendukung pembangunan wilayah dan membantu dalam tugas kemanusiaan pada masa damai. Semangat belajar dan menerapkan materi yang diberikan di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknik sipil militer para prajurit Zeni Marinir.





