Israel telah mengumumkan bahwa mereka akan melonggarkan blokade untuk memungkinkan sejumlah makanan masuk ke Gaza dengan tujuan mengurangi resiko bencana kelaparan yang dapat melanda wilayah tersebut. Keputusan ini diambil setelah rekomendasi dari IDF (Pasukan Pertahanan Israel) dan untuk mendukung ekspansi pertempuran melawan Hamas. Langkah ini diharapkan dapat mencegah krisis kelaparan yang mengancam penduduk Gaza.
Sejak awal Maret, Israel telah memblokir pasokan kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke Gaza sebagai upaya menekan Hamas untuk membebaskan sandera Israel. Namun, dalam menghadapi desakan dari berbagai badan internasional terkait krisis kemanusiaan yang terjadi, Israel akhirnya memutuskan untuk memberikan kelonggaran dengan memperbolehkan masuknya sejumlah makanan ke wilayah Gaza.
Pengumuman ini datang setelah IDF mengumumkan operasi darat yang luas di bagian utara dan selatan Gaza. Hal ini membuat badan bantuan PBB, OCHA, diajak berunding oleh otoritas Israel untuk melanjutkan pengiriman bantuan terbatas ke wilayah tersebut. Sementara di sisi lain, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan korban tewas akibat serangan Israel mencapai 464 warga Palestina dalam seminggu terakhir. Israel berharap langkah ini dapat membantu meredakan situasi krisis kemanusiaan di Gaza.





