Pada perdagangan 14-16 Mei 2025, IHSG mengalami lonjakan signifikan, didorong oleh aksi beli saham dari investor asing. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa IHSG melonjak 4,01% menjadi 7.106,52, kapitalisasi pasar juga naik 3,82% menjadi Rp 12.318 triliun. Sektor infrastruktur dan energi menjadi yang paling unggul dengan kenaikan masing-masing 5,87% dan 5,66%, sementara sektor teknologi turun sebesar 3,22% menurut riset Ashmore Asset Management Indonesia.
Volume dan frekuensi transaksi harian di BEI juga mengalami lonjakan signifikan, dengan kenaikan masing-masing 22,46% dan 9,98%. Rata-rata nilai transaksi harian mencatat kenaikan tertinggi sebesar 24,52% menjadi Rp 16,59 triliun. Investor asing juga mengalami aksi beli saham senilai Rp 5,05 triliun selama sepekan, berbeda dari pekan sebelumnya di mana aksi jual saham mencapai Rp 3,26 triliun.
Pada pekan tersebut, sebagian besar sektor saham mengalami kenaikan, kecuali sektor saham teknologi yang turun 3,22%. Sektor energi, basic materials, industri, consumer nonsiklikal, consumer siklikal, perawatan kesehatan, keuangan, properti, infrastruktur, transportasi, dan logistik semuanya mengalami kenaikan dalam berbagai tingkatan.





