Ford Mengumumkan Terobosan Baterai Kimia Baru

by -193 Views

Ford sedang aktif mengembangkan kimia baterai yang diharapkan akan mengubah permainan dalam pengembangan mobil listriknya. Insinyur kendaraan listrik utama Ford, Charles Poon, mengungkapkan bahwa timnya telah berhasil mengembangkan kimia sel lithium manganese rich (LMR) di pusat penelitian dan pengembangan baterai Ion Park di Michigan. LMR ini menjanjikan peningkatan keamanan, stabilitas, kepadatan energi yang tinggi, dan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan dengan baterai nikel. Dengan produk generasi kedua LMR yang sudah diproduksi di Michigan, Ford berharap dapat merilis mobil listrik dengan biaya rendah dan jarak tempuh yang lebih jauh pada akhir dekade ini.

Ford sebelumnya menggunakan baterai nikel-mangan-kobalt (NMC) dan lithium-besi-fosfat (LFP), namun LMR diharapkan menjadi solusi yang lebih unggul. Meskipun masih ada beberapa kelemahan dalam penggunaan LMR, seperti pelemahan tegangan dan kehilangan kapasitas, Ford diyakini telah menemukan solusi untuk masalah ini. Dengan berbagai proyek pengembangan yang sedang dikerjakan, termasuk versi kendaraan listrik jarak jauh (EREV) untuk SUV, crossover, dan truk, Ford berencana untuk merilis kendaraan dengan teknologi baterai terbaru ini dalam dekade ini. Meskipun detail dari proyek ini masih dirahasiakan, Ford sedang berusaha untuk mencapai keseimbangan biaya yang sebenarnya dengan kendaraan bertenaga gas. Dengan ini, Ford berharap dapat menjadi pemimpin pasar dalam industri mobil listrik yang semakin berkembang.

Source link