Tips Aman Berkendara di Jalur Contraflow, Mencegah Terulangnya Kecelakaan

by -31 Views
Tips Aman Berkendara di Jalur Contraflow, Mencegah Terulangnya Kecelakaan

Jakarta, CNBC Indonesia – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah merilis tips aman berkendara di jalur contraflow, agar tidak terjadi lagi kecelakaan maut seperti di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Km 58 pada awal pekan ini. Dirjen Hubdat Kemenhub Hendro Sugiatno menjelaskan bahwa tips aman ini penting untuk diperhatikan karena pemerintah telah menerapkan kebijakan contraflow di ruas Tol Trans Jawa selama periode angkutan lebaran. Tujuannya adalah untuk memperlancar arus lalulintas saat mudik dan balik.

Tips yang diberikan adalah memastikan kendaraan dalam kondisi prima saat melalui jalur contraflow dan bahan bakar terisi penuh. Para pengendara juga harus memastikan kendaraan mereka tetap bergerak di lajur paling kiri, kecuali saat ingin mendahului kendaraan lain.

“Hendro menyatakan, “Jika pemudik berada di jalur contraflow, pastikan kondisi kendaraan prima dan bahan bakar terisi penuh. Jika jalur contraflow memiliki lebih dari satu lajur, pastikan kendaraan tetap di lajur paling kiri kecuali saat hendak mendahului.” Selain itu, jika terjadi kerusakan pada kendaraan, berhenti di lajur paling kiri dan segera hubungi petugas pusat pelayanan untuk meminta bantuan. Pastikan pula kecepatan kendaraan sesuai dengan yang ditentukan di lokasi contraflow.

Hendro juga menekankan pentingnya menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, agar dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin terjadi. Ia juga menyoroti kondisi pengemudi, yang harus fit dan memiliki konsentrasi penuh saat menggunakan jalur contraflow.

Bagi pengemudi yang merasa kelelahan atau tidak fit, sebaiknya tidak memaksakan untuk menggunakan jalur contraflow. Utamakan untuk beristirahat terlebih dahulu di Rest Area atau tempat istirahat di luar tol.

Sebagai informasi, terdapat 12 orang yang tewas dalam kecelakaan di Km 58 Tol Japek, yang melibatkan dua mobil dan satu bus. Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa korban tewas terdiri dari tujuh pria dan lima wanita.

Muhadjir menjelaskan, “(Korban tewas) tujuh pria, lima wanita.” “Ada dua korban luka ringan dan satu korban luka berat yang dapat dilihat berasal dari bus, yaitu kondektur dan satu penumpang,” ungkapnya.

[Gambas:Video CNBC]

Selanjutnya:
Contraflow di Tol Japek KM55 – KM47 Arah Jakarta Mulai Diberlakukan

(arj/mij)