RI Tegas Bela Palestina: Gaza Ujian Hati Nurani Dunia

by -76 Views

Indonesia menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina sampai hak untuk menentukan nasib sendiri terpenuhi dan negara Palestina yang merdeka serta berdaulat terwujud. Sikap itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam pidatonya pada Debat Umum Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), akhir pekan lalu.

Dalam forum tersebut, Sugiono menempatkan persoalan Palestina sebagai salah satu penguji paling nyata bagi komitmen masyarakat internasional terhadap hukum internasional dan efektivitas sistem multilateral. Ia menyoroti situasi di Gaza dan Tepi Barat sebagai gambaran tentang sejauh mana prinsip-prinsip yang menjadi dasar tatanan global mampu ditegakkan.

Palestina dan ujian bagi hukum internasional

Menurut Sugiono, persoalan Palestina tidak semata-mata merupakan konflik yang berdampak pada kawasan Timur Tengah. Kasus itu juga berkaitan dengan kemampuan sistem multilateral dalam mempertahankan prinsip yang melandasi pembentukannya.

“Palestina tetap menjadi salah satu ujian paling jelas terhadap prinsip-prinsip tersebut, sekaligus ujian bagi hati nurani kita,” ujar Sugiono.

Ia menyebut pelanggaran hukum internasional yang terjadi di Gaza dan Tepi Barat mengingatkan dunia pada masa sebelum terbentuknya sejumlah fondasi hukum internasional modern.

“Pelanggaran hukum internasional yang jelas di Gaza dan Tepi Barat mengingatkan kita pada dunia sebelum 1945, dunia sebelum Piagam PBB, sebelum Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dan sebelum Konvensi Jenewa 1949,” katanya.

Pernyataan itu menegaskan posisi Indonesia bahwa hukum internasional harus ditegakkan secara konsisten. Pada saat yang sama, kedaulatan negara perlu dihormati dan kolonialisme harus diakhiri.

Pengalaman Indonesia dan komitmen terhadap Palestina

Sugiono mengaitkan dukungan Indonesia terhadap Palestina dengan pengalaman sejarah bangsa Indonesia dalam menghadapi kolonialisme dan memperjuangkan kemerdekaan. Menurut dia, perjalanan tersebut membuat Indonesia memahami perjuangan bangsa yang berupaya menentukan masa depannya sendiri ketika hukum internasional belum kuat dan kekuatan menjadi penentu utama.

“Indonesia memahami apa artinya berjuang melawan kolonialisme, berjuang di dunia ketika hukum internasional masih lemah dan kekuatanlah yang menentukan,” ujar Menlu.

Pengalaman itu, lanjut Sugiono, turut membentuk dukungan konsisten Jakarta terhadap rakyat Palestina serta hak mereka untuk menentukan masa depan sendiri. Indonesia menyatakan akan terus mendukung upaya menuju terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Selain menyampaikan sikap politiknya, Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk terus berkontribusi dalam penanganan persoalan tersebut. Kontribusi itu mencakup diplomasi, mediasi, bantuan kemanusiaan, pembangunan perdamaian, serta keterlibatan melalui berbagai kawasan dan lembaga internasional.

Source link