Harga WhatsApp Business Naik 1 Oktober? Ini Faktanya

by -57 Views

Mulai 1 Oktober 2026, bisnis yang menggunakan WhatsApp Business Platform di Indonesia akan menghadapi perubahan tarif untuk sejumlah pesan yang dikirim kepada pelanggan. Skema baru ini terutama memengaruhi pesan Service dan Utility, termasuk pesan yang dikirim ketika jendela percakapan 24 jam masih terbuka.

Perubahan tersebut tidak berarti seluruh komunikasi melalui WhatsApp Business menjadi berbayar. Pesan yang dikirim pelanggan kepada bisnis tetap gratis. Ketentuan ini juga berbeda dari aplikasi WhatsApp Business yang digunakan pelaku usaha secara langsung melalui ponsel, karena kebijakan baru berlaku untuk WhatsApp Business Platform, termasuk WhatsApp Business API dan Cloud API.

Pesan Service mendapat kuota gratis bulanan

Pesan Service merupakan balasan non-template dari bisnis kepada pelanggan dalam waktu 24 jam sejak pelanggan mengirim pesan. Sebelum perubahan berlaku, pesan jenis ini dapat dikirim tanpa biaya selama berada dalam jendela layanan pelanggan tersebut.

Mulai 1 Oktober 2026, Meta menetapkan tarif Rp356,65 per pesan Service untuk penerima dengan nomor Indonesia setelah kuota gratis terlampaui. Setiap nomor bisnis memperoleh kuota 1.000 pesan Service gratis per bulan.

Kuota itu dihitung berdasarkan jumlah pesan yang terkirim dari masing-masing nomor bisnis dan tidak dapat diakumulasikan ke bulan berikutnya. Artinya, bisnis yang mengirim maksimal 1.000 pesan Service dalam satu bulan tidak dikenai biaya Service tambahan dari Meta. Biaya baru muncul setelah jumlah pesan melewati batas tersebut.

Pesan Utility dalam 24 jam mulai dihitung sejak pesan pertama

Perubahan lain berlaku pada pesan Utility. Sebelumnya, pesan Utility yang dikirim dalam jendela layanan 24 jam tidak dikenai biaya. Namun, mulai 1 Oktober 2026, tarif untuk jenis pesan ini berlaku sejak pesan pertama, dengan biaya Rp356,65 per pesan bagi penerima bernomor Indonesia berdasarkan rate card yang efektif pada tanggal tersebut.

Pesan Utility yang dikirim di luar jendela percakapan 24 jam memang sudah dikenai tarif sebelumnya. Karena itu, dampak utama kebijakan baru berada pada pesan Utility yang dikirim ketika periode layanan masih berlangsung.

Bisnis perlu membedakan pesan Service, Utility, Marketing, dan kategori pesan lainnya karena masing-masing memiliki ketentuan tarif yang berbeda. Perhitungan biaya juga perlu memperhatikan jumlah pesan Service yang dikirim setiap bulan serta jenis komunikasi yang digunakan untuk melayani pelanggan.

Pesan pelanggan dan percakapan dari iklan tetap gratis

Pesan masuk yang dikirim pelanggan kepada bisnis tidak dikenai biaya. Selain itu, pesan yang dikirim dalam jendela gratis 72 jam setelah pengguna memulai percakapan melalui iklan Click-to-WhatsApp juga tetap bebas biaya.

WhatsApp Business Platform memungkinkan bisnis membalas pesan pengguna tanpa template selama masih berada dalam periode 24 jam sejak pesan terakhir dari pengguna. Setelah periode itu berakhir, bisnis harus menggunakan template pesan yang telah disetujui.

Dengan perubahan yang mulai berlaku pada 1 Oktober 2026, pengguna WhatsApp Business Platform perlu memantau volume pesan Service dan penggunaan pesan Utility. Pengawasan tersebut diperlukan agar biaya operasional yang timbul dari skema tarif baru dapat diperkirakan sejak awal.

Source link