Kontribusi Tony Wenas & Freeport Indonesia untuk Ekonomi Indonesia

by -64 Views

PT Freeport Indonesia Tegaskan Komitmen Dukung Perekonomian Nasional

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai perusahaan tambang mineral terintegrasi di Indonesia memastikan komitmennya dalam mendukung perekonomian nasional melalui pajak, deviden, royalti maupun pungutan lainnya. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menegaskan hal ini dalam perayaan HUT ke-81 RI di Tembaga Pura, Papua Tengah.

Meskipun menghadapi tantangan pemulihan akibat longsoran lumpur basah di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada tahun 2025, PTFI tetap fokus pada proses operasional. Kontribusi PTFI ke negara telah mencapai nilai puluhan miliar Dolar AS sejak tahun 1973, dengan kontribusi lebih dari USD 4,7 Miliar atau Rp 75 Triliun pada tahun 2025. Namun di tengah masa pemulihan 2026, kontribusi PTFI diperkirakan sebesar Rp 47 Triliun, dengan target mencapai Rp 120 Triliun per tahun pada 2028.

PTFI Berkomitmen pada Produksi Aman dan Berkelanjutan

PT Freeport Indonesia (PTFI) terus memastikan operasinya berjalan dengan aman dan berkelanjutan, sambil mendukung kesejahteraan masyarakat lokal. Melalui kerjasama dengan Pemda dan Pemprov, PTFI berupaya memajukan ekonomi, sosial budaya, infrastruktur, UMKM, kesehatan, dan pendidikan di Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah.

Dari segi produksi, PTFI menargetkan operasi penuh pada tahun 2028 untuk dapat berkontribusi lebih dari USD 7 Miliar atau setara dengan Rp 120 Triliun. Selain itu, PTFI juga melakukan investasi lokal sebesar USD 100 Juta per tahun hingga tahun 2041 dalam program-program yang fokus pada kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, olahraga, dan sosial ekonomi masyarakat adat.

Bagaimana masa depan pertambangan di Freeport Indonesia? Simak dialog lengkap antara Maria Katarina dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas dalam program Closing Bell, CNBC Indonesia pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Source link