Pelabuhan RI Jadi Sorotan AS: Apa yang Terjadi?

by -48 Views

Amerika Serikat Dorong Modernisasi Pelabuhan Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) meningkatkan upaya memperluas kerja sama dengan Indonesia di sektor maritim melalui program modernisasi pelabuhan. Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat (USTDA) membawa delegasi pemimpin sektor pelabuhan dan maritim Indonesia ke AS untuk menjajaki peluang investasi sekaligus memperkenalkan berbagai teknologi terbaru.

Melansir pernyataan resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta, program tersebut diikuti oleh 18 delegasi dari pejabat pemerintah dan pelaku industri Indonesia. Mereka akan mengunjungi Washington DC, Houston (Texas), dan Los Angeles (California) pada 1-14 Agustus mendatang.

Teknologi Terbaru untuk Efisiensi Pelabuhan Indonesia

Selama kunjungan, delegasi akan bertemu dengan perusahaan-perusahaan AS dan melihat demonstrasi teknologi terkini yang dapat meningkatkan efisiensi pelabuhan Indonesia. Beberapa teknologi yang akan dipelajari mencakup modernisasi infrastruktur, digitalisasi rantai pasok, peningkatan logistik maritim, integrasi pelabuhan dengan kawasan industri, hingga solusi keamanan siber.

Delegasi Indonesia juga akan mengunjungi operasional Pelabuhan Baltimore, Houston, dan Los Angeles untuk memperoleh pemahaman langsung terkait implementasi teknologi tersebut serta berdiskusi dengan otoritas pelabuhan setempat.

Business Matchmaking dan Peluang Komersial

USTDA akan menggelar sesi business matchmaking di Washington pada 4 Agustus sebagai bagian dari agenda kunjungan. Forum tersebut akan mempertemukan perusahaan-perusahaan AS dengan delegasi Indonesia untuk mendiskusikan peluang komersial di sektor pelabuhan dan memperkenalkan solusi teknologi yang dapat diterapkan di Indonesia.

Dalam konteks ini, USTDA menyoroti pentingnya modernisasi pelabuhan Indonesia seiring dengan peningkatan volume perdagangan yang menekan infrastruktur logistik nasional. AS juga menilai bahwa perusahaan-perusahaan AS memiliki solusi modernisasi yang dapat mendukung transformasi sektor maritim Indonesia menjadi pusat logistik yang terintegrasi secara global.

Source link