Pertamina Mengirim BBM B50 Perdana dari Kilang Sumatra & Papua

by -62 Views

Pertamina Patra Niaga Kirim BBM B50 Perdana dari Kilang Sumatra dan Papua

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina Patra Niaga melakukan pengiriman perdana atau lifting Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan campuran Biodiesel 50% (B50) dari Kilang Kasim di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya dan Kilang Plaju di Sumatra Selatan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran program B50 yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 9 Juli 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa pengiriman tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam mendukung kemandirian energi Indonesia melalui peningkatan bauran minyak kelapa sawit. Lifting perdana B50 oleh Kilang Kasim dan Kilang Plaju disebut sebagai salah satu milestone penting yang menandai langkah nyata Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan energi nasional.

Rincian Pengiriman Perdana B50

Pengiriman pertama dilakukan dari Kilang Kasim pada 18 Juli 2026 dengan menyalurkan 4.600 kilo liter (KL) B50 ke MT Krasak. Sementara itu, Kilang Plaju mengirimkan sebesar 8.230 KL B50 ke Integrated Terminal (IT) Palembang pada 22 Juli 2026 untuk didistribusikan ke wilayah Indonesia Barat dan Timur.

Sebelum dilakukan pengiriman, proses pencampuran antara 50% FAME dan 50% Solar harus memenuhi standar spesifikasi. Produk hasil pencampuran tersebut juga harus melalui uji kualitas di laboratorium sesuai dengan peraturan Kementerian ESDM sebelum disalurkan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Komitmen Pertamina Patra Niaga dalam Program B50

Pengiriman perdana tersebut dianggap sebagai komitmen nyata perusahaan dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi di Indonesia. Selain itu, kehadiran B50 diharapkan mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional, seperti pengurangan emisi gas rumah kaca dan penghematan devisa negara melalui pengurangan impor bahan bakar jenis Solar.

Source link