Manfaat Luar Biasa: Benih Bersertifikat Tingkatkan Produksi Petani hingga 30%

by -99 Views

Jakarta, CNBC Indonesia – Penggunaan benih unggul bersertifikat menjadi kunci penting dalam upaya mencapai swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Meskipun demikian, penggunaan benih tersebut masih belum mencapai angka yang diharapkan, yakni di bawah 50%. Hal ini menuntut adanya dorongan yang lebih kuat kepada petani untuk mulai beralih menggunakan benih bersertifikat.

Pentingnya Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat

Ketua Umum Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI), Herman Khaeron, menegaskan bahwa penggunaan benih unggul bersertifikat memiliki peran vital dalam meningkatkan produksi pertanian. Benih tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor air, tanah, dan elemen lainnya, tetapi juga perlu dipastikan kemampuannya dalam beradaptasi terhadap perubahan kondisi ekosistem tanaman.

Saat ini, persentase penggunaan benih unggul bersertifikat baru mencapai 30%, sehingga perlu adanya langkah konkret dari pemerintah untuk mendorong petani agar lebih banyak menggunakan benih bersertifikat. Selain itu, distribusi benih juga perlu disebarluaskan agar dapat diakses oleh seluruh petani di berbagai wilayah.

Tantangan Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat

Dalam mendukung swasembada pangan nasional, Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan terkait penggunaan benih unggul bersertifikat. Salah satunya adalah rendahnya persentase penggunaan benih tersebut, yang menunjukkan perlunya peran pemerintah dalam menciptakan kebijakan yang dapat memberikan insentif kepada petani untuk beralih menggunakan benih bersertifikat.

Melalui dialog antara Andi Shalini dengan Ketua Umum MPPI, Herman Khaeron, dalam acara Squawk Box di CNBC Indonesia pada Kamis, 15 Juli 2026, akan terungkap lebih detail mengenai permasalahan dan solusi terkait penggunaan benih unggul bersertifikat di Indonesia.

Source link