Tragedi Perang Saudara: Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara

by -63 Views

Serangan Mematikan di Pakistan, 18 Polisi dan 11 Tentara Tewas

Militer Pakistan melaporkan bahwa kelompok pemberontak bersenjata telah menyerang dan membunuh 18 personel kepolisian yang diculik serta 11 tentara dalam insiden berdarah di wilayah barat daya Pakistan. Rentetan serangan ini menjadi eskalasi kekerasan terbaru yang menargetkan aparat keamanan dan warga sipil.

Juru bicara militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmad Sharif Chaudhry, mengonfirmasi bahwa 18 polisi yang disandera sejak Senin malam dieksekusi mati setelah serangan puluhan militan di distrik Ziarat, Balochistan. Sementara itu, 11 tentara tewas dalam serangan penyergapan kelompok pemberontak di jalur jalan raya Balochistan.

Operasi Balasan Kilat Pasukan Keamanan Pakistan

Menyikapi situasi darurat ini, pasukan keamanan Pakistan meluncurkan operasi balasan kilat dan berhasil menembak mati 54 anggota pemberontak. Letnan Jenderal Chaudhry memberikan pernyataan tegas bahwa aparat keamanan akan memburu dan menghadapi setiap teroris, beserta siapapun yang memberikan dukungan atau perlindungan terhadap mereka.

Penyelidikan menunjukkan bahwa kelompok Tentara Pembebasan Balochistan (BLA), yang juga dikenal sebagai Fitna al-Khawarij, adalah dalang di balik pembunuhan polisi dan tentara. Pakistan menuduh mereka menerima dukungan dari intelijen India dan menggunakan wilayah perbatasan Afghanistan sebagai basis operasi.

Balochistan, provinsi konflik di Pakistan, sering kali menjadi sasaran serangan kelompok separatis dan militan. Terkait dengan keberanian Taliban Pakistan (TTP), militer Pakistan berulang kali meluncurkan serangan lintas batas ke Afghanistan untuk membongkar kamp-kamp teroris.

Source link