Fasilitas-Layanan Kesehatan Terbaik di Daerah Hilirisasi: Panduan Lengkap

by -44 Views

Menguatkan Fasilitas Kesehatan di Maluku Utara untuk Investasi Nikel

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus melakukan pembenahan fasilitas dan layanan kesehatan di wilayah pusat hilirisasi nikel. Hal ini dilakukan guna meningkatkan standar kesejahteraan masyarakat di daerah sekitar tambang, sejalan dengan masuknya investasi besar di sektor baterai kendaraan listrik.

Kondisi Kesehatan dan Upaya Perbaikan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengakui bahwa kondisi kesehatan di wilayahnya masih dalam tahap perbaikan meski industri nikel telah beroperasi selama hampir 20 tahun. Pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga medis melalui program beasiswa dan kerjasama dengan berbagai instansi terkait.

“Sebenarnya faktanya agak sedih bahwa industri nikel ini kan sudah ada di Maluku Utara sudah hampir 20 tahun mungkin. Kalau bertanya apakah kesehatan di Maluku Utara sudah bagus, belum. Tetapi kita menuju membaik,” ucap Sherly.

Peningkatan Fasilitas Kesehatan

Hingga tahun 2026, Maluku Utara telah menyediakan rumah sakit tipe C di 10 kabupaten dan kota melalui dukungan program pemerintah pusat. Kehadiran rumah sakit ini memungkinkan penanganan medis dilakukan di daerah tersebut tanpa harus merujuk pasien ke luar provinsi.

Gubernur Sherly menegaskan bahwa fokus saat ini adalah pemenuhan jumlah dokter spesialis dan tenaga kesehatan untuk mendukung fasilitas kesehatan yang telah dibangun. Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga mulai mengalokasikan dana tanggung jawab sosial (CSR) dari perusahaan nikel untuk melengkapi peralatan medis yang masih kurang.

“PR kita adalah bagaimana memenuhi kuota dokter, itu kita bekerjasama dengan kementerian kesehatan memberikan beasiswa kepada anak-anak lokal atau mereka yang mau bertugas kembali ke Maluku Utara untuk pemenuhan dokter. Tetapi ini menjadi PR berkelanjutan, CSR-CSR dari perusahaan-perusahaan nikel pun kita arahkan untuk membantu menyiapkan perlengkapan kesehatan yang belum,” ungkapnya.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link