Antam Bagi Dividen 70% Laba Bersih ke Pemegang Saham
Perseroan Tambang Emas BUMN, PT Antam Tbk (ANTM), akan membagikan dividen sebesar Rp 5,04 triliun kepada para pemegang sahamnya. Angka tersebut setara dengan 70% dari laba bersih yang berhasil dipetik dari kinerja perusahaan selama Tahun Buku 2025.
Namun, tak hanya itu, sebanyak Rp 2,16 triliun atau 30% dari laba tersebut akan ditahan oleh perusahaan guna mendukung pengembangan bisnis serta merencanakan proyek-proyek strategis di masa depan.
Rekam Jejak Keberhasilan Antam
Kinerja operasional dan keuangan Antam pada tahun 2025 dinilai sebagai yang terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Menurut Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, hal ini dipengaruhi oleh fondasi bisnis yang kuat, strategi yang tepat dan disiplin, serta komitmen seluruh tim dalam optimalisasi sumber daya mineral demi peningkatan nilai tambah secara berkelanjutan bagi stakeholder.
Rencana Perubahan dan Hilirisasi
Selain persetujuan pembagian dividen, para pemegang saham juga menyetujui rencana perubahan susunan pengurus perusahaan. Tak hanya itu, Antam juga akan menerima penugasan strategis dari pemerintah terkait percepatan hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.
Pada tahun 2025, Antam berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp 84,64 triliun, mengalami kenaikan signifikan sebesar 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih yang diraih juga meningkat tajam hingga 106% menjadi sebesar Rp 7,92 triliun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.





