Kenapa Harga Alat Musik Naik saat Rupiah Rp18.000 per Dolar?

by -75 Views

Mengeluhnya Musisi Baskara Putra Terkait Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Baskara Putra Merasakan Dampak Melemahnya Rupiah

Nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS tidak hanya memberikan dampak bagi kalangan pelaku usaha dan masyarakat umum. Musisi Baskara Putra juga merasakan dampak langsungnya, terutama terkait kebutuhan alat musik yang cenderung bergantung pada harga dalam mata uang dolar.

Sebagai vokalis band Hindia, Feast, dan Lomba Sihir, Baskara secara jujur mengungkapkan keresahannya melalui akun media sosialnya. Ia menyatakan bahwa meskipun sebagai musisi ia merasa mampu secara finansial, namun kenaikan harga barang akibat melemahnya rupiah turut dirasakannya.

Dalam unggahannya, Baskara menyampaikan, “Gue cukup pede untuk bilang bahwa gue ‘mampu’. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi yang, puji tuhan berhasil dan uangnya lebih dari cukup. akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah.”

Meratapi Dampak Ekonomi Masyarakat

Baskara juga memperhatikan dampak melemahnya rupiah terhadap kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi tersebut, “Ia membayangkan bagaimana kondisi ekonomi masyarakat di tengah melemahnya rupiah jika dirinya saja sebagai musisi sangat merasakan dampak tersebut. Kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem.”

Hal ini menjadi cerminan dari realitas sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat luas akibat kondisi nilai tukar mata uang yang tidak stabil. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh kalangan pelaku usaha, namun juga oleh individu-individu seperti Baskara Putra yang memiliki kebutuhan spesifik terkait profesi dan hobi mereka.

Sumber: lifestyle.sindonews.com

Source link