Indeks Harga Saham Anjlok Jelang Libur Idul Adha
Pada Selasa, 26 Mei 2026, terjadi penurunan signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG turun 1,23% menjelang libur Idul Adha. Penurunan ini dipicu oleh sentimen eksternal dan global yang mempengaruhi laju IHSG.
Penurunan IHSG
Berdasarkan data RTI pada Rabu (27/5/2026), IHSG mengalami penurunan sebesar 1,23% menjadi 6.130,19. Sementara itu, Indeks saham LQ45 melemah 1,71% menjadi 620,39. Mayoritas indeks saham acuan juga mengalami penurunan.
Analis dari PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG masih berada dalam fase downtrend. Selain itu, perdagangan saham pekan ini diprediksi akan tetap sempit dan adanya rebalancing MSCI di akhir bulan ini dapat menyebabkan terjadinya outflow pada IHSG. Konflik antara AS dan Iran yang memanas juga menjadi faktor penurunan IHSG.
Pergerakan Saham
Pada perdagangan saham Selasa tersebut, IHSG berada di kisaran tertinggi 6.286,87 dan terendah 6.124,79. Sebanyak 447 saham mengalami penurunan, sementara 241 saham menguat dan 133 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 1.964.477 kali dengan volume perdagangan saham mencapai 24,9 miliar saham.
Mayoritas sektor saham mengalami penurunan. Sektor industri menjadi yang terdampak terbesar dengan penurunan 3,38%, diikuti oleh sektor energi (turun 1,04%), basic (turun 0,89%), consumer nonsiklikal (turun 1,69%), dan consumer siklikal (turun 2,2%). Sementara itu, sektor teknologi mengalami kenaikan 0,08%, infrastruktur naik 0,18%, dan transportasi menguat 0,06%.





