Komisaris Utama Medikaloka Hermina Beli 313 Ribu Saham HEAL: Pengaruhnya Terhadap Pasar

by -118 Views

Hasmoro Tambah Kepemilikan Saham HEAL untuk Investasi

Komisaris Utama PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) kembali menambah kepemilikan saham HEAL. Hasmoro melakukan aksi pembelian saham HEAL ini untuk tujuan investasi.

Menurut keterangan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (18/5/2026), Hasmoro melakukan pembelian saham HEAL secara bertahap dalam dua transaksi. Pertama, ia membeli 113.000 saham HEAL dengan harga Rp 990 per saham pada 11 Mei 2026 dengan total transaksi sebesar Rp 111,87 juta. Kedua, Hasmoro membeli 200.000 saham HEAL dengan harga sama pada 12 Mei 2026 dengan total transaksi mencapai Rp 198 juta. Dengan demikian, Hasmoro berhasil menambah kepemilikan saham HEAL sebanyak 313.000 saham dengan total transaksi senilai Rp 309,87 juta.

Tujuan dari transaksi investasi ini adalah untuk kepemilikan langsung, sebagaimana yang diutarakan dalam keterangan resmi dari BEI.

Hasmoro Memiliki Saham HEAL sebesar 4,95%

Dengan dilakukannya pembelian saham HEAL, Hasmoro kini memiliki total 759,78 juta saham HEAL atau setara dengan 4,95% kepemilikan. Sebelumnya, Hasmoro memiliki 759,47 juta saham HEAL atau setara dengan 4,94% kepemilikan.

Informasi Harga Saham dan IHSG

Informasi terkait harga saham HEAL pada penutupan perdagangan tanggal 18 Mei 2026, menunjukkan bahwa harga saham HEAL stabil di Rp 1.000 per saham. Saham HEAL sempat mencapai level tertinggi Rp 1.005 dan terendah Rp 985 per saham, dengan total frekuensi perdagangan sebanyak 1.783 kali dan volume perdagangan mencapai 82.131 saham serta nilai transaksi sebesar Rp 8,2 miliar.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,85% menjadi 6.599,24 pada penutupan perdagangan tersebut. Indeks saham LQ45 juga terpangkas sebesar 1,03% menjadi 651,08. Sebagian besar indeks saham acuan mengalami tekanan.

Pada awal pekan tersebut, IHSG berada pada level tertinggi 6.631,28 dan level terendah 6.398,78. Terdapat 616 saham yang melemah, menyebabkan penurunan IHSG, sementara 125 saham menguat dan 79 saham stagnan.

Source link