Viral Hantavirus: Efek Samping Vaksin Covid atau Mitos?

by -73 Views

Misinformasi Soal Efek Samping Vaksin Covid-19 yang Menyebabkan Infeksi Hantavirus

Jakarta, CNBC Indonesia – Informasi menyesatkan mengenai efek samping vaksin Covid-19 mulai menyebar di media sosial, dengan klaim bahwa vaksin buatan Pfizer-BioNTech dapat menyebabkan infeksi hantavirus. Klaim ini didasarkan pada informasi yang salah terkait dokumen lisensi vaksin Pfizer yang diajukan ke regulator Amerika Serikat pada 2021.

Informasi Menyesatkan yang Beredar

Seperti dilansir dari Reuters, beredar unggahan di media sosial yang menampilkan daftar “adverse events of special interest” terkait vaksin Covid-19 Pfizer. Salah satu poin dalam daftar tersebut adalah ‘hantavirus pulmonary infection’, yang kemudian dikaitkan secara keliru bahwa vaksin Pfizer dapat menyebabkan infeksi hantavirus.

Unggahan tersebut berupa tangkapan layar dokumen yang diajukan Pfizer kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada tahun 2021 sebagai bagian dari proses perizinan vaksin.

Penjelasan dari Pfizer dan Otoritas Kesehatan

Pfizer sendiri menjelaskan bahwa daftar efek samping tersebut merupakan catatan seluruh kejadian medis yang dialami peserta uji klinis selama periode pemantauan, tanpa membedakan apakah kondisi tersebut disebabkan oleh vaksin atau faktor lainnya.

Sama halnya dengan regulator kesehatan Inggris dan Amerika Serikat, peninjauan terhadap kejadian tidak diinginkan setelah vaksinasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keselamatan dan kemanjuran vaksin. Menurut informasi resmi yang dikeluarkan, tidak ada indikasi bahwa vaksin Pfizer menyebabkan infeksi hantavirus.

Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang umumnya ditularkan melalui paparan tikus atau hewan pengerat terinfeksi. Penularan antarmanusia untuk jenis hantavirus tertentu, seperti strain Andes, memang mungkin terjadi tetapi kasusnya sangat jarang dan membutuhkan kontak yang sangat dekat.

Untuk itu, penting bagi masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi dari sumber yang terpercaya. Selalu pastikan informasi yang diterima terkait vaksinasi dan kesehatan berasal dari otoritas yang kompeten dan terverifikasi.

Source link