Rusia Semprot AS-Israel dalam Tudingan Kejahatan

by -105 Views

Rusia telah secara resmi menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan kejahatan perang di Iran. Aleksey Dedov, Duta Besar Rusia untuk Teheran, membuat pernyataan ini saat mengunjungi reruntuhan rumah sakit di ibu kota Iran yang hancur karena serangan udara pada Senin, 20 April 2026. Dedov mengecam tindakan tersebut dan menyatakan bahwa hal itu merupakan kejahatan perang yang jelas.

Bersama sejumlah duta besar asing lainnya, Dedov mengeksplorasi kawasan pemukiman yang rusak akibat serangan tersebut. Rumah sakit yang menjadi sasaran serangan dilaporkan tidak diberi peringatan sebelumnya, menyebabkan pasien dan staf medis terjebak di dalam bangunan saat serangan terjadi.

Pemerintah setempat secara sengaja mengatur kunjungan ini untuk memperlihatkan dampak nyata serangan kepada perwakilan dunia. Gubernur Provinsi Teheran, Mohammad-Sadegh Motamedian, menjelaskan bahwa tujuan agenda ini adalah untuk mengungkapkan standar ganda negara-negara Barat terhadap konflik di wilayah tersebut.

Rusia menunjukkan sikap tegas terkait peristiwa ini sejalan dengan pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia yang mengingatkan akan konsekuensi serius dari agresi militer. Moskow menyatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil merupakan pelanggaran hukum internasional yang dapat berdampak pada bencana kemanusiaan dan ekonomi lebih luas di kawasan Teluk.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menekankan perlunya AS untuk menghentikan eskalasi yang tidak beralasan dan bersikap realistis dalam negosiasi. Lavrov menegaskan bahwa kekacauan di Timur Tengah saat ini sepenuhnya tanggung jawab Washington dan Tel Aviv yang memilih kekerasan daripada diplomasi.

Source link