China dan Korea Utara Bersatu: Ancaman Baru atau Kesempatan Baru?

by -49 Views

Dilaporkan bahwa Pemerintah Korea Utara dan China sedang berada dalam proses pertemuan untuk menjalin kerja sama lintas negara guna menghapuskan dominasi tunggal beberapa negara. Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, memberikan dukungan terhadap langkah China dalam membangun “dunia multipolar” dan menyerukan hubungan yang lebih erat antara kedua negara tersebut. Selama pertemuan tersebut, Kim menyatakan dukungan penuh terhadap upaya China untuk mempertahankan prinsip satu China terkait integritas teritorial, termasuk dengan Taiwan.

Tidak hanya itu, Kim juga menguraikan posisi Korea Utara terkait isu-isu regional dan internasional, meskipun tidak dijelaskan secara spesifik. Ia menyebut bahwa masalah global saat ini merupakan “kepentingan bersama” yang harus diatasi melalui pengembangan hubungan bilateral yang lebih kuat. Wang, dalam kunjungan ke Korea Utara, menyatakan bahwa hubungan kedua negara tersebut telah memasuki “fase baru” setelah pertemuan puncak antara Kim dan Xi Jinping pada tahun sebelumnya.

Selain itu, Kim juga melakukan upaya untuk keluar dari isolasi internasional dengan memperkuat hubungan dengan Rusia dan China. Meskipun demikian, ia telah menangguhkan dialog dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan sejak beberapa tahun lalu. Kunjungan Wang ke Korea Utara juga dilakukan menjelang pertemuan antara Presiden Trump dan Xi Jinping, yang diharapkan dapat membawa peluang diplomatik bagi Pyongyang. Namun, Kim menegaskan posisinya terhadap Amerika Serikat dengan menolak tuntutan denuklirisasi sebagai syarat untuk melanjutkan pembicaraan.

Source link