Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar bijak dalam mengonsumsi makanan bersantan selama perayaan Lebaran. Ia menekankan pentingnya menghindari kebiasaan “balas dendam” setelah berpuasa selama Ramadan, karena seringkali dapat menjadi pemicu peningkatan kasus penyakit setelah hari raya. Menurut Menkes, santan yang sering digunakan dalam hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan lontong sayur mengandung lemak jenuh yang tinggi. Penggunaan santan yang dipanaskan berulang kali dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
Menkes juga mencatat bahwa kebiasaan masyarakat mengonsumsi makanan bersantan hingga tiga hingga empat kali sehari selama libur Lebaran, seringkali disertai dengan porsi berlebihan, dapat menjadi faktor lonjakan pasien di rumah sakit setelah hari raya. Ia mengingatkan bahwa meskipun hidangan Lebaran sangat menggoda, konsumsi yang berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan. Oleh karena itu, ia menyarankan agar tidak sampai niat merayakan hari kemenangan berujung pada sakit. Pesan ini disampaikan melalui Instagram @bgsadikin.





