10 Update Perang Israel-AS Vs Iran: Ancaman Trump dan Kekhawatiran Dunia

by -66 Views

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali memberikan peringatan keras kepada Iran di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Trump menyatakan bahwa militer AS siap untuk melancarkan serangan balasan yang lebih besar dan lebih mematikan terhadap Teheran pada hari Sabtu. Ancaman tersebut disampaikan langsung oleh Trump melalui platform media sosial, Truth Social, yang dimilikinya. Trump menegaskan bahwa serangan kali ini tidak hanya sekadar balasan biasa, tetapi merupakan pukulan yang lebih luas dan intensif yang akan mengarah ke beberapa wilayah yang sebelumnya belum disasar.

Perkembangan situasi perang di Timur Tengah terus berlangsung pada Sabtu. Ancaman Trump menunjukkan pergeseran strategi militer AS dalam mempertimbangkan penghancuran total terhadap aset penting Iran. Trump mengungkapkan bahwa perilaku agresif Iran telah mendorong AS untuk menargetkan area dan kelompok baru yang sebelumnya tidak menjadi sasaran.

Selain itu, ledakan dan suara sirene serangan udara terdengar di Yerusalem, sementara Israel melancarkan serangan udara baru ke kota-kota Iran. Bandara Dubai juga mengalami penangguhan operasional sementara akibat serangan dari Iran. Di tengah eskalasi ini, Liga Arab pun segera menggelar rapat darurat untuk membahas situasi tersebut.

Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, juga memberikan peringatan kepada Iran untuk menghindari kesalahan perhitungan. Tanker minyak yang bernama “Prima” juga diserang oleh Garda Revolusi Iran di Teluk. AS pun merespon dengan mengirimkan bantuan 12.000 selongsong bom ke Israel sebagai langkah mendukung kemampuan Israel menjaga keamanan regional.

Efek dari perang juga mulai dirasakan secara global, termasuk di Bangladesh yang mengalami kekacauan akibat konflik di Timur Tengah. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerah kepada Israel dan AS, namun meminta maaf atas dampak serangan kepada negara tetangga yang tidak terlibat. Ini merupakan perkembangan terbaru dalam konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Source link