Pagi ini, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 142,59 poin atau 1,73 persen menjadi 8.092,90. Sementara indeks LQ45 turun 12,65 poin atau 1,52 persen ke posisi 821,71. Terdapat prediksi positif bahwa IHSG berpotensi mencapai posisi 8.440-8.650 dengan munculnya volume pembelian yang membuat pergerakannya di atas moving average (MA) 20 harian. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengungkapkan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk menguat. Dia juga menyoroti dukungan pada level 8.025,7.861 dan rintangan pada level 8.306,8.437. Sentimen minggu ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti data neraca dagang Indonesia, data manufaktur China, dan nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat. Riset dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas juga mencatat bahwa IHSG mungkin mengalami pelemahan dengan batas support dan resistance pada level 8.150-8.330. Namun demikian, keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca yang disarankan untuk melakukan analisis yang teliti sebelum mengambil keputusan investasi.
IHSG Turun Tajam 1,73% di Awal Pekan, Senin 2 Maret 2026





