Dubes Iran Tanggapi Ancaman Tarif Trump: Tidak Akan Berdampak

by -42 Views

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menilai ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap negara mitra dagang Iran dengan mengenakan tarif 25% bukanlah kebijakan baru. Boroujerdi berpendapat bahwa tarif tersebut memiliki kemungkinan kecil untuk efektif, berdasarkan pengalamannya sejak 47 tahun lalu dalam menghadapi sanksi serupa terhadap Iran. Meskipun Trump memperkirakan bahwa ancaman tersebut akan mendorong negara lain untuk mengikuti tindakan AS, Boroujerdi menegaskan bahwa tidak semua negara akan patuh terhadap kebijakan sepihak tersebut.

Menurut Boroujerdi, Uni Eropa dan beberapa negara independen telah menyatakan ketidakpatuhan mereka terhadap aturan tersebut. Ia menilai sanksi ekonomi terhadap Iran telah gagal mencapai tujuan politik AS, meskipun tekanan terhadap Iran terus berlanjut. Meskipun Iran menghadapi tantangan ekonomi, Boroujerdi yakin bahwa upaya untuk mengubah rezim atau menimbulkan kekerasan tidak akan berhasil.

Trump mengancam negara mana pun yang tetap berbisnis dengan Iran dengan tarif 25% setiap perdagangan dengan AS. Meski kebijakan tersebut ia sebut sebagai ‘final dan mengikat’, hal ini masih belum diresmikan oleh Gedung Putih. Ancaman tarif ini di tengah situasi protes anti-pemerintah terbesar di Iran dalam beberapa tahun terakhir. Tarif tersebut pada dasarnya akan dibayarkan oleh importir AS atas barang-barang yang berasal dari Iran, sementara negara Iran sendiri merupakan salah satu eksportir minyak terbesar ke China.

Source link