PT Astra International Tbk secara tegas menegaskan bahwa ketujuh lini bisnis yang dimilikinya merupakan sektor inti yang akan terus dioptimalkan. Selain itu, perusahaan juga melihat potensi pertumbuhan kuat di sektor layanan kesehatan dan infrastruktur di masa mendatang. Tira Ardianti, Head of Corporate Investor Relations Astra International, menyampaikan bahwa ketujuh portofolio bisnis utama meliputi otomotif, jasa keuangan, alat berat, agribisnis, infrastruktur, teknologi informasi, dan properti. Pada acara Astra Media Day, ia menekankan bahwa seluruh lini bisnis ini akan terus dioptimalkan baik melalui pengembangan internal maupun investasi terkait. Astra juga sedang mengembangkan area yang berdekatan dengan bisnis inti, seperti sektor layanan kesehatan dan infrastruktur. Potensi pertumbuhan yang sangat baik terlihat dari sektor infrastruktur, dengan perusahaan memiliki delapan konsesi jalan tol sepanjang 396 kilometer dan laba bersih lebih dari Rp 1 triliun pada tahun sebelumnya. Melihat hal ini, Astra yakin bahwa sektor layanan kesehatan dan infrastruktur akan terus berkembang di masa depan, dan keduanya dianggap memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.
ASII Beli Kembali Saham Rp 2 Triliun: Dampaknya pada Pasar Saham





