PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya, melalui sahamnya BBRM, mencatatkan kenaikan yang signifikan dalam waktu singkat. Direktur Utama perusahaan, Naim Machzyumi, mengungkapkan bahwa harga saham BBRM mengalami lonjakan dari 3 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, menembus level 247 dari sebelumnya 80-100.
Kenaikan yang mencolok ini terjadi seiring dengan peningkatan volume transaksi di pasar, yang menarik perhatian otoritas bursa karena pergerakan harga yang di luar kebiasaan dari periode sebelumnya. Naim menjelaskan bahwa permintaan BEI untuk melakukan Public Expose terkait hal tersebut menyebabkan suspensi saham BBRM.
Meskipun demikian, Naim menegaskan bahwa lonjakan harga saham BBRM tidak dipicu oleh aksi korporasi, pengumuman material, atau informasi spesifik apapun. Ia menilai bahwa peningkatan signifikan dalam harga saham dan volume transaksi semata hasil dari dinamika pasar tanpa campur tangan dari pihak internal perusahaan.
Dengan demikian, kemungkinan besar kenaikan yang terjadi pada saham BBRM sepenuhnya disebabkan oleh faktor eksternal pasar yang tidak terduga dan lebih merupakan hasil dari perilaku pasar yang fluktuatif.





