Neraca Dagang RI Surplus US$ 2,66 M di November 2025: Analisis Terbaru

by -39 Views

Pada bulan November 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar US$ 2,66 miliar. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan Oktober 2025 yang sebesar US$ 2,4 miliar, menandai surplus Indonesia selama 67 bulan berturut-turut. Surplus tersebut diperoleh dari nilai ekspor sebesar US$ 22,52 miliar dan impor sebesar US$ 19,86 miliar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya telah menyampaikan bahwa surplus neraca perdagangan selama Januari hingga November 2025 mencapai US$ 38,7 miliar.

Data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan BPS menunjukkan bahwa secara kumulatif, surplus neraca perdagangan selama tahun 2025 hingga November mengalami pertumbuhan sebesar 32,3% (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar US$ 29,2 miliar. Meskipun demikian, Purbaya mencatat adanya perlambatan ekspor akibat dampak dari tarif impor yang dikenakan oleh Amerika Serikat. Namun, Purbaya melihat perkembangan global yang mendukung pemulihan ekonomi Indonesia.

Dalam konferensi pers APBN KITA edisi November 2025, Purbaya menyatakan bahwa kenaikan surplus perdagangan sebesar 32,2% mencerminkan dukungan yang terus menerus dari kondisi global yang membaik. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi global terus memberikan dorongan untuk pemulihan ekonomi Indonesia.

Source link