Pertagas Meraih Penghargaan BPH Migas 2025 untuk Distribusi Gas Bumi

by -43 Views

PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, baru saja meraih sejumlah penghargaan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) atas kinerja terbaiknya dalam pengangkutan gas bumi. Penghargaan ini diberikan karena Pertagas merupakan badan usaha pengangkutan gas bumi terbesar dan terbaik dalam kategori besar dengan volume di atas 10%, serta kontribusinya dalam mendukung penerimaan negara di sektor gas bumi.

Dalam acara Refleksi Akhir Tahun dan Doa untuk Negeri di Jakarta, Direktur Komersial PT Pertamina Gas, Ryrien Marisa, menerima langsung penghargaan tersebut dari Kepala BPH Migas. Ryrien Marisa menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas konsistensi dan komitmen Pertagas dalam menjaga keandalan distribusi gas bumi nasional, yang merupakan salah satu fokus utama perusahaan.

Hingga November 2025, Pertagas telah menyalurkan lebih dari 536 ribu MMSCF dan lebih dari 58 juta barel minyak bumi ke berbagai sektor industri dan kebutuhan publik. Perusahaan terus berkomitmen untuk meningkatkan penyaluran gas bumi sebagai bagian dari kontribusi terhadap ketahanan energi nasional dan mendukung target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Sebagai tulang punggung distribusi gas bumi nasional, Pertagas mengelola infrastruktur strategis seperti pipa gas bumi sepanjang 2.930 kilometer dan pipa minyak bumi sepanjang 605 kilometer. Dalam mendukung swasembada energi sesuai Asta Cita Pemerintah, Pertagas juga terus mengembangkan proyek-proyek strategis nasional, seperti pipanisasi BBM Cikampek-Plumpang dan revitalisasi tangki LNG Arun di Lhokseumawe.

Pertagas juga mendapat apresiasi atas sinergi antara badan usaha hilir migas dan BPH Migas dalam penanggulangan bencana di wilayah Sumatra. Perusahaan ini aktif dalam mendukung upaya kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatra dengan menyalurkan bantuan secara berkesinambungan.

Dukungan Pertagas bukan hanya dalam hal operasional, namun juga dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan lebih dari 8.000 paket bantuan. Bantuan tersebut disalurkan ke beberapa daerah terdampak seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dukungan kemanusiaan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan, sejalan dengan peran Pertagas dalam menjaga pasokan gas nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Source link