Harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengalami penurunan pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Selasa, 30 Desember 2025. Hal ini terjadi karena perseroan telah memasuki ex date terkait pembagian dividen. Menurut data RTI, harga saham ADRO ditutup turun 6,94% menjadi Rp 1.810 per saham, dimana sebelumnya mencapai Rp 1.840 per saham. Saham ADRO juga mencatat frekuensi perdagangan sebanyak 40.992 kali dengan total volume perdagangan 1.514.019 saham dan nilai transaksi sebesar Rp 274,7 miliar.
Google Finance mencatat bahwa harga saham ADRO turun 5,24% dalam lima hari terakhir dan dalam tahun ini mengalami penurunan sebesar 28,46%. Penurunan saham ADRO ini dipengaruhi oleh ekspektasi investor terhadap pembagian dividen yang membuat harga saham cenderung turun saat memasuki ex date. Hal ini juga berdampak pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hanya naik tipis 0,03% menjadi 8.646,93 pada hari Selasa lalu.
Menurut pengamat pasar modal Reydi Octa, investor cenderung wait and see menjelang akhir tahun, dimana banyak dari mereka enggan mempertahankan posisi investasi selama libur panjang karena khawatir adanya kejutan atau sentimen negatif pasca libur. Hal ini memicu aksi jual saham sehingga IHSG terdampak. Tidak hanya itu, ex date dividen dari saham BBRI dan ADRO juga menjadi faktor yang menghambat kinerja IHSG.





