Bentrokan Kamboja-Thailand: 15 Tewas, 500 Ribu Warga Ngungsi

by -53 Views

Ketegangan di perbatasan Kamboja-Thailand kembali memuncak, memaksa lebih dari 500.000 warga untuk mengungsi ke tempat-tempat penampungan. Laporan dari AFP mencatat setidaknya 15 orang tewas akibat bentrokan bersenjata terbaru di sekitar kuil perbatasan yang menjadi sengketa antara kedua negara. Artileri, tank, jet tempur, dan bahkan drone dilaporkan terlibat dalam pertempuran yang melibatkan lima provinsi di kedua negara.

Sengketa perbatasan yang berasal dari era kolonial mencapai eskalasi terburuk dalam beberapa waktu terakhir, setelah pertempuran pada bulan Juli dihentikan berkat campur tangan Presiden AS Donald Trump. Thailand dan Kamboja saling menyalahkan satu sama lain, dengan Thailand mengevakuasi lebih dari 400.000 orang dan Kamboja lebih dari 101.000 warga. Situs suci Kamboja, kuil Ta Krabey, dilaporkan menjadi target tembak Thailand, yang menyebabkan korban jiwa di antara warga sipil.

Dari Washington, Presiden Donald Trump berjanji untuk turun tangan dalam konflik tersebut, mengklaim bahwa dirinya bisa menghentikan pertempuran tersebut. Namun, Thailand menegaskan bahwa saat ini bukanlah waktu bagi mediasi negara ketiga dan mendesak untuk memulihkan kepercayaan sebelum memulai pembicaraan. Di sisi lain, desakan internasional semakin meningkat, dengan Kepala HAM PBB memperingatkan perlindungan yang belum efektif bagi warga sipil dan Paus Leo XIV dari Vatikan mendorong gencatan senjata.

Kamboja bahkan memutuskan untuk menarik diri dari SEA Games yang sedang berlangsung di Thailand dengan alasan keselamatan atletnya. Keadaan di perbatasan Kamboja-Thailand terus menjadi sorotan internasional, menunjukkan masalah yang kompleks dan eskalasi yang memprihatinkan.

Source link