Pada perdagangan saham Rabu, IHSG berhasil bertahan di zona hijau dengan nilai mencapai 8.700 dan transaksi harian saham mencapai Rp 33,9 triliun. Data RTI menunjukkan bahwa IHSG hari ini menguat 0,51% menjadi 8.700,92, sementara indeks saham LQ45 juga naik sebesar 1,05% ke posisi 856,95. Meskipun demikian, sebagian besar indeks saham acuan mengalami kenaikan.
Selama perdagangan saham Rabu, IHSG berada di level tertinggi 8.720,88 dan terendah 8.668,60. Meskipun 431 saham mengalami pelemahan, 258 saham berhasil menguat dan 113 saham stagnan. Analisis dari tim riset Philip Sekuritas Indonesia menunjukkan bahwa indeks saham Asia pada Rabu malam mengalami penurunan, terutama menjelang pengumuman hasil pertemuan kebijakan bank sentral AS yang mungkin akan memangkas suku bunga acuan untuk ketiga kalinya dalam tahun 2025.
Di sisi lain, dari dalam negeri, penjualan eceran tumbuh sebesar 4,3% (yoy) pada bulan Oktober 2025, menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak bulan Juli. Hal ini didukung oleh berbagai upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Meskipun demikian, harapan tetap ada bahwa The Fed akan tetap bersikap lunak pada tahun mendatang, terutama dengan adanya potensi penggantian ketua The Fed oleh Kevin Hassett, penasihat ekonomi utama Presiden AS Donald Trump, yang berpendapat bahwa masih ada ruang untuk menurunkan suku bunga secara substansial di masa mendatang.





