Hunian Baru Korban Banjir & Longsor Sumatra oleh Pemerintah

by -101 Views

Pemerintah telah menyiapkan langkah percepatan relokasi warga yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra. Ini dilakukan dengan membangun hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi mereka. Rencana ini dibahas dalam rapat antara Presiden Prabowo Subianto dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto untuk membahas penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Banda Aceh. BNPB melaporkan bahwa ratusan ribu warga masih tinggal di pengungsian karena kerusakan rumah akibat banjir. Pemerintah bertujuan untuk memindahkan warga ke huntara yang lebih layak daripada tenda darurat, dengan biaya pembangunan sekitar Rp30 juta per unit. Huntara akan memiliki luas sekitar 36 meter persegi, lengkap dengan fasilitas kamar mandi dan WC, serta dirancang sebagai hunian keluarga mandiri. Pengadaan lahan menjadi salah satu tantangan terbesar, dimana pemerintah daerah diminta untuk menyediakan lahan yang mencukupi untuk pembangunan hunian keluarga agar warga tidak perlu tinggal di barak terlalu lama. Presiden Prabowo menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan lahan, serta mengajukan opsi inovatif seperti hunian fabrikasi dua tingkat sebagai solusi akibat keterbatasan ruang. Pemerintah menargetkan warga bisa segera pindah dari tenda ke hunian sementara secepat mungkin sebelum dipindahkan ke hunian tetap yang lebih layak dan aman, sebagai bagian dari strategi pemulihan bagi ribuan keluarga terdampak bencana di Sumatra.

Source link