Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) atau saham DEWA mengalami penurunan harga dan berada di zona merah pada perdagangan saham Jumat (5/12/2025). Harga saham DEWA turun 3,27% menjadi Rp 414 per saham. Dalam sebulan, harga saham DEWA naik 15,17% namun selama lima hari terakhir mengalami penurunan sebesar 6,39%. Koreksi harga saham DEWA ini terjadi di tengah fluktuasi IHSG yang juga melemah.
Di tengah kondisi tersebut, PT Andhesti Tungkas Pratama melepas sejumlah saham DEWA pada tanggal 28 November 2025 dengan harga Rp 422 per saham, sehingga nilai penjualan mencapai Rp 141,69 miliar. Setelah penjualan tersebut, Andhesti Tungkas Pratama masih memegang 3.805.013.366 saham DEWA, yang setara dengan 9,35% kepemilikan perseroan. Direktur PT Darma Henwa Tbk, Mukson Arif Rosyidi menjelaskan bahwa tujuan dari transaksi divestasi saham adalah untuk status kepemilikan langsung.
Selain itu, dalam perdagangan saham Jumat, IHSG retret 0,02% ke posisi 8.638,71 dan Indeks LQ45 turun 0,80% ke posisi 846,93. Mayoritas indeks saham acuan juga mengalami pergerakan bervariasi. Total frekuensi perdagangan mencapai 2.487.693 kali dengan volume perdagangan saham sebesar 43,7 miliar saham dan nilai transaksi harian mencapai Rp 18,4 triliun. Harga saham DEWA berada dalam kisaran tertinggi Rp 426 dan terendah Rp 408 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 690,5 miliar.





