Wall Street Melejit: Bursa Saham Asia Terdorong Sentimen The Fed

by -81 Views

Bursa saham Asia Pasifik dibuka menguat pada perdagangan saham, Kamis (27/11/2025), mengikuti kenaikan wall street setelah harapan penurunan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) meningkat dan lonjakan saham-saham teknologi. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,85% sementara indeks Topix bertambah 0,64%, didorong oleh kenaikan saham terkait kecerdasan buatan seperti Advantest, SoftBank, dan Tokyo Electron. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,05% sementara Kosdaq menguat 0,39%, dan di Australia, indeks ASX 200 juga mengalami kenaikan sebesar 0,42%.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng di Hong Kong stagnan di posisi 25.924 setelah penutupan sebelumnya di 25.928,08. Investor akan memperhatikan keputusan suku bunga Korea Selatan yang diperkirakan tetap di 2,5% dan laba China selama 10 bulan pertama tahun ini. Pada wall street, indeks utama di AS mengalami kenaikan empat hari berturut-turut dengan harapan penurunan suku bunga Federal Reserve pada Desember. Perusahaan kecerdasan buatan seperti Oracle juga mencatat kenaikan, didorong oleh dukungan optimis dari Deutsche Bank.

Di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite masing-masing mengalami kenaikan pada Rabu. Dow Jones naik 314,67 poin atau 0,67%, S&P 500 naik 0,69%, dan Nasdaq Composite naik 0,82%. Harapan penurunan suku bunga Federal Reserve serta performa positif dari sektor kecerdasan buatan dan teknologi turut mendukung kinerja positif bursa saham baik di Asia Pasifik maupun AS.

Source link