Pada 18 November 2025, PT Harimas Tunggal Perkasa melepas 600 juta saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), sehingga saat ini pemegang saham tersebut memiliki 40,13% saham IMPC. Penjualan saham dilakukan dengan harga Rp 995 per saham, dengan total nilai penjualan mencapai Rp 597 miliar.
Menurut Corporate Secretary PT Impack Pratama Industri Tbk, Lenggana Linggawati, penjualan saham ini dilakukan untuk merealisasikan investasi dan meningkatkan free float dengan status kepemilikan langsung. Setelah transaksi penjualan saham, Harimas Tunggal Perkasa kini memiliki 22.020.395.000 saham IMPC atau 40,13%, sedangkan sebelumnya pemegang saham tersebut memiliki 22.620.395.000 saham IMPC atau 41,23%.
Pada penutupan perdagangan saham pada 25 November 2025, harga saham IMPC mengalami kenaikan sebesar 10,03% menjadi Rp 3.180 per saham. Saham IMPC dibuka pada harga Rp 2.890 per saham, dan mencapai level tertinggi Rp 3.190 serta terendah Rp 2.810 per saham. Total frekuensi perdagangan mencapai 22.045 kali dengan volume perdagangan 8.321.880 saham dan nilai transaksi sebesar Rp 2 triliun.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari tersebut ditutup dengan penurunan sebesar 0,56% ke posisi 8.521,88, sementara indeks saham LQ45 turun 0,72% ke posisi 857,16. Pada perdagangan saham di hari itu, IHSG bergerak di level tertinggi 8.574,38 dan terendah 8.487,22. Terdapat 364 saham yang melemah, 277 saham menguat, dan 170 saham stagnan di tempat. Total frekuensi perdagangan mencapai 2.562.413 kali dengan volume perdagangan 57,6 miliar saham dan nilai transaksi harian saham mencapai Rp 31,3 triliun.





